sambutan

sambutan

Kamis, 20 Agustus 2015

Bersih Desa

Sebagian orang Jawa, khususnya Jawa Tengah bagian selatan, yaitu Daerah Istimewa Yogyakarta dan sekitarnya sampai sekarang masih melaksanakan adat kebiasaan yang dinamakan Bersih Desa.
Tradisi Bersih Desa ini dilaksanakan satu kali dalam setahun, yaitu pada waktu penduduk tani selesai melaksanakan panen padi raya secara serentak. Bersih Desa  oleh paa penduduk tani dimaksudkan untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada Dewi Sri (Dewi Padi) sebagai penjaga keamanan para tani, sehingga mereka berhasil panen padi yang telah ditanamnya, disamping itu sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah mengabulkan panan hasil tanaman padi tersebut.

Kegiatan dalam rangka Bersih Desa
Dalam acara adat Bersih Desa para tani mengadakan beberapa kegiatan:
  1. Kegiatan pembersihan. Biasanya dilakukan dengan membersihkan kuburan, halaman, masjid, jalan-jalan atau gang-gang yang jarang dilewati orang. Hal ini dimaksudkan agar keadaan kampung atau desa nampak bersih. Kegiatan pembersihan ini dilakukan secara bersama-sama dengan gotongroyong/kerja bakti.
  2. Mengadakan acara masak-memasak dan saling kunjung mengunjungi. Dalam acara ini dilaksanakan apa yang disebut “Munjung” (pemberian dari yang muda ke yang tua) dan “Weweh” yang (diberikan oleh yang tua kepada yang muda), atau kepada kerabat dan kenalan dekat dengan dasar kasih sayang.
  3. Mengadakan kenduri bersama oleh seluruh warga desa, yang biasanya diadakan bersama-sama di suatu halaman masjid atau halaman/lapangan yang luas tertentu. Para penduduk membawa perlengkapan kenduri masing-masing berupa nasi dan lauk yang ditempatkan pada baskom atau penampan. Selanjutnya diadakan doa bersama yang dipimpin oleh kaum.
  4. Mengadakan hiburan. Ini adalah puncak acara Bersih Desa, biasanya dilaksanakan malam hari, antara lain mengadakan pergelaran wayang kulit, ketoprak dan uyon-uyon. Semua ini untuk memberikan hiburan pada masyarakat agar para penduduk gembira setelah kerja membanting tulang di sawah. Ini juga sebagai tanda telah menikmati keberhasilan para tani dalam menggarap sawah.
Makna Bersih Desa
Dengan mengamati berbagai kegiatan yang ada pada acara adat Bersih Desa/Majemukan tersebut kiranya dapat kita ambil maknanya:
  • Adanya rasa takwa dan hormat terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Ini dapat dilihat adanya kegiatan doa bersama dalam kenduri yang dilakukan di halaman masjid atau lapangan secara bersama dan juga adanya sesaji yang dimanifestasikan Dewi Sri sebagai dewa penolong terhadap keberhasilan para petani.
  • Adanya perilaku rasa penghormatan terhadap orang yang lebih tua atau yang lebih dulu ada. Ini memberikan suatu tauladan bahwa yang muda sudah sewajarnya memberi hormat kepada yang lebih tua. Bagaimanapun orang yang lebih tua itu sebagai panutan.
  • Adanya rasa kebersamaan persatuan, gotong-royong berarti menghilangkan individualisme dan egoistis. Ini dapat kita lihat dalam kerja sama dalam melaksanakan keberhasilan kenduri bersama.
  • Adanya sikap perilaku kemanusiaan ini bisa kita lihat dengan cara membagi sedekah/makanan kepada fakir miskin/peminta-minta waktu kenduri bersama.
  • Mengajarkan tentang kesehatan, kebersihan dan keindahan yang bisa kita lihat adanya pelaksanaan kebersihan kuburan, jalan-jalan sepi dan lain-lain, sehingga akan membuat keindahan di samping kesehatan. 
 sumber
 Tim Koordinasi Siaran Direktorat Jenderal Kebudayaan. 1993. Aneka Ragam Khasanah Budaya Nusantara V. Jakarta: Depdikbud.

Kamis, 04 Juni 2015

Etika Dengan Pimpinan Kantor

 

Menjalin komunikasi dengan sesama rekan kerja mungkin bukan menjadi suatu masalah,kita bisa berbicara sambil bercanda,tapi begitu bertemu dengan atasan urusannya jadi berbeda. Walaupun tidak ada syarat dan aturan tertulisnya, Anda harus bisa menjaga sikap dan ucapan Anda serta sebisa mungkin jangan salah bicara. Berikut ini adalah Tips tepat etika bersikap di depan bos Anda dalam berbagai situasi:

  1. Bos Di Depan Pintu Saat Anda Terlambat. Lagi-lagi Anda terlambat masuk kantor. Biasanya sih, Anda ‘selamat’. Tapi hari ini bos berdiri tepat di pintu saat Anda berjalan santai ke kantor. Berinisiatif meminta maaf sekaligus menerangkan kenapa Anda terlambat sampai di kantor ” Maaf Pak, saya terlambat. tadi jalanan macet”. Padahal dia tidak bertanya alasan Anda terlambat. Kemudian cukup tersenyum padanya dan tidak perlu mempermasalahkan keterlambatan Anda.Sebagai kompensasinya, Anda harus tahu diri dengan pulang lebih larut. dan berusaha tidak mengulanginya lagi.Jadikan ini pelajaran untuk tidak terlambat di lain waktu. Karena hari ini mungkin Anda bisa menghindari omelan atasan, tapi besok-beok belum tentu.
  2. Hanya Berdua. Anda hanya berdua di dalam lift dengan pimpinan perusahaan dan Anda menyapa terlebih dahulu, “Selamat Pagi”dan tersenyum,kemudian atasan Anda membalas  “Selamat Pagi”. Lalu membiarkan pembicaraan tergantung sampai lift terbuka dan memisahkan Anda. Cari tahu informasi tentang atasan Anda, misalnya hobi atau keluarganya. Jadi ketika Anda kebetulan terjebak dalam lift hanya dengan atasa, Anda bisa bilang, “Selamat Pagi Pak/Bu. Masih sering main tenis kalau hari minggu?”. Ini bisa menjadi pembuka jalan untuk menjalin hubungan yang akrab dengannya (walau 90% kemungkinan dia tidak tahu siapa Anda).
  3.  Antre Di Toilet. Pas antre di toilet kantor, tiba-tiba atasan Anda masuk dan ikut antre. Mempersilahkan dia antre di depan Anda. Ini mengesankan Anda adalah tipe orang yang mudah ‘diinjak’ dan suka ‘cari muka’. Pergi ke toilet adalah waktu pribadi semua orang. Jadi, kalau Anda berada dalam situasi semacam ini, hindari percakapan. Cukup tersenyum dan tidak perlu memaksakan diri untuk berbasa basi. Jika dia mengajakbicara, barulah Anda menanggapinya. 
  4. Mendadak Diminta Lembur. Atasan mendadak meminta Anda lembur padahal Anda sudah terlanjur bikin janji penting. Berusahan untuk mengakomodasi keperluan atasan dengan lembur sebentar dan memundurkan janji Anda beberapa jam. Jika tidak mungkin, beri dia solisi lain. Anda bisa mengajukan diri untuk lembur pada esok harinya, membawa bahan kerjaan pulang ke rumah atau datang lebih awal ke kantor esok harinya untuk mengerjakannya. Dengan begitu, atasan akan merasa bahwa dia bisa mengandalkan Anda dan rencana Anda tidak berantakan. 
  5.  Ditanya Tentang Rekan Kerja.  Mungkin saja Anda punya maksud baik dengan berkata jujur, tetapi jangan sampai merugikan rekan kerja lain. Berkilah dengan bilang, “Wah, saya kurang tahu Pak, dia sedang sibuk apa sekarang. Saya kebetulan sedang fokus ke proyek A.” Dari situ, alihkan perhatiannya dengan menanyakan pendapat dan nasihatnya mengenai proyek tersebut. Jika dia terus memaksa Anda untuk bercerita, Anda bisa memilih cara diplomatis dengan mengatakan, “Yah, mungkin kekurangan dia adalah A. Tapi menurut saya itu justru bisa mendorong timnya untuk terus maju”. Jangan biarkan pembicaraan ini berlangsung lama,karena bisa terbawa suasana pembicaraan, buru-buru kabur dengan permisi kek kamar mandi saja.
  6. Makan Siang Bersama.  Hindari juga menggerak-gerakan tangan atau kaki di bawah meja. Selain mengganggu, hal ini menunjukkan bahwa Anda mudah gugup dan tidak bisa menghadapi tekanan. Cukup keluarkan satu komentar  pekerjaan di kantor yang berhubungan dengan atasan Anda, misalnya, “Tadi saran Ibu/Bapak tentang A benar juga”. Jika tidak ada tanggapan berarti, itu isyarat bagi Anda untuk diam dan menikmati makanan Anda. 
  7.  Bertemu Bos Saat Istirahat. Ketika makan siang di luar bersama teman, Anda lihat bos sedang makan sendirian di tempat yang sama dan Anda harus melewatinya. Sapa atasan Anda, “Pak/Bu sering makan di sini juga? Mau gabung dengan saya dan teman-teman?”. Hal ini menunjukkan bahwa Anda tidak takut atau minder, juga mencerminkan kepribadian Anda yang terbuka dan menghargai atasan di berbagai situasi. Anda bebas dari prasangka kalau makan siang adalah ajang ‘ngomongin’ bos. 
  8.  Ditanya Suatu Hal Yang Sulit Dijawab. : Seminim mungkin Anda menjawab dengan “Maaf pak saya tidak tahu”. Karena hal ini akan mencerminkan Anda tidak supel -atau tidak mau tahu- dalam urusan di luar kantor. Anda bis memulai menjawab pertanyaan sulit tersebut dengan kata, “Saya memang pernah mendengar hal tentang…” , kemudian dilanjutkan dengan “Sejauh pengetahuan saya…”. Hal ini akan mencerminkan Anda mengetahui sedikit-sedikit tapi banyak, dan kalaupun jawaban Anda tidak tepat, Anda dianggap sudah berusaha ‘berpikir’ untuk menjawabnya. 
Hal seperti diatas mungkin dapat terjadi dimana pun Anda berada terutama di kantor,hal utama yang harus di perhatikan jika dalam situasi tersebut yaitu usahkan Anda selalu menyapa terlebih dahulu,jangan gugup dan tetap menjaga etika berbicara yang tepat mendengarkan,berbahsa dengan baik,dan sopan,jangan menggurui dalam pembicaraan.



sumber: tipsanda.com/2009/06/16/tips-tepat-etika-bersikap-di-depan-bos/

Selasa, 26 Mei 2015

Tips Berhenti Merokok.....

"Berhentilah Merokok,Asapmu,Membunuh Mimpi-mimpi Orang Disekitarmu"

Masa paling sulit biasanya hari ketujuh sampai ke sepuluh setelah berhenti merokok. Banyak yang tergoda merokok lagi. Jangan lupa enam jam setelah berhenti merokok tubuh memulai proses perbaikan. Meski hari pertama kita akan merasa lebih sengsara dari yang dibayangkan. Kuatkan diri kita, ini hanya sementara. Ingat kenikmatan  tersebar setelah berhenti merokok. Kita merdeka dan dapat mengontrol kehidupan kita sendiri.

Cara terbaik dengan mengurangi jumlah rokoknya selama beberapa minggu,setelahnya berhenti total selama tiga bulan. Ada beberapa tahap dalam mengurangi merokok yaitu :

1.Tahap Persiapan

2.Tahap peralihan

3.Tahap Total

Rincian dalam menguranginya yaitu :

  • a.Tahap persiapan dimulai dari menuliskan semua bahaya merokok,keuntungan dan kerugian yang diperoleh merokok  dan yang terakhir yaitu tanggal dimana kita berhenti merokok.

  • b.Tahap peralihan dilakukan selama 30 hari sebelum tahap berhenti merokok total. Jatah rokok dikurangi dari hari ke haru untuk memelihara niat. Pada hari pertama tunda rokok perdana hari itu 15 menit,tiap hari 15 menit. selanjjutnya jangan buang asbak rokok beberapa hari agar minat menurun untuk merokok. Kemudian selalu pilih no smoking area dan berolahraga secara rutin,sekaligus minta dukungan moril teman,keluarga yang mau berhenti merokok.

  • c.Tahap Total:tahap dimana mulai dengan memandang kita sedang melakukan hal baik dalam kehidupan sehari hari. Perkuat kemampuan dengan merenungkan kembali keuntungan-keuntungan yang akan kita dapat lakukan. Sediakan kalender penjadwalan 90 hari tanpa merokok dengan coret perharinya. Buang rokok dan yang berkaitan dengannya. Selanjutnya usahakan selalu sibuk kalau mulut gatal usahakan kunyah permen dan buah,jika berat mulai saat ini pusatkan pikiran bahwa setelah ini kita punya banyak hari tanpa merasa tersiksa lagi. Dan jangan menganggap enteng sepuntung rokok dalam menggagalkan jerih payah kita.


    Semangat untuk para pecinta rokok dalam mengurangi merokok...


    Sumber: soal latihan ms. word SMK Teruna jaya 1 nglipar

 

Selasa, 05 Mei 2015

MEMILIH MEJA KERJA YANG "MENGGAIRAHKAN"

Memilih Meja Kerja yang "Menggairahkan"

Tahap 1
Jangan sepelekan ruang kerja Anda. Apalagi bagi yang selalu berhubungan dengan orang luar, atau bila ada seorang wiraswasta, maka hati- hati mencipkan ruang kerja. Sebab disinilah, aktivitas anda sehari-hari.
Tahap 2
Tempat kerja , bukan hanya mencerminkan cara kerja dan  karakter anda.Namun ternyata dalam kepercayaan Fengshui, cara mengatur ruaang kerja,termasuk meja kerja ada pengaruh dengan hoki dalam pekerjaan. Memang masuk akal,misalnya ruangankerja amburadul tak teratur,pasti akan menghambat kerja,karena untuk mencari satu arsip saja akan sulit.
Tahap  3
Aturlah penempatan meja kerja anda,agar bisa menggairahkan atau menarik kerja tulis William Spear, seorang pakar fengshui dalam buku "feng shui made easy". Menurutnya,menempatkan meja kerja sebaiknya berhadapan  dengan pintu.
Tahap  4
Bahkan lebih baik lagi kalau diletakkan di area paling jauh dengan pintu. Memang paling ideal meja kerja tersebut ditopang oleh dinding yang besar dan kuat, dan hindarkan dari jendela yang terbuka.
Tahap 5
Hal ini akan membentuk sebuah sudut  yang menjadi tempat berkumpulnya energi. Tempat ini akan baik lagi kalau menjadi rumah angin yang bisa menampung keberuntungan.